Apa Hukumnya Berbelanja Berlebihan Saat Berpuasa?

Mendekati lebaran, promosi potongan harga bertebaran di mal serta di on-line shop. Sejumlah 81 mal di Jakarta mengadakan potongan harga sampai 70 %. Bahkan juga sebagian mal mengadakan midnite sale yang harga barang-barangnya dapat lebih murah lagi.

Serta ini adalah ” teror ” untuk umumnya warga Jakarta, terlebih untuk mereka yang telah memperoleh Tunjangan Hari Raya (THR). Beberapa orang yg tidak dapat menahan diri dalam keadaan itu.

Mereka ” sangat terpaksa ” berbelanja karna harga nya yang lebih murah, walau barang itu kurang dibutuhkan.

Nah, bagaimana hukumnya belanja terlalu berlebih walau sebenarnya kita tengah berpuasa? KH Muhammad Nur Hayid, menjawab problem itu seperti berikut :

” Sebenarnya berbelanja itu perkara yang diijinkan (mubah). Allah menghalalkan jual beli serta mengharamkan riba, ” katanya.

Walau demikian saat kita beli atau berbelanja suatu hal yg tidak kita perlukan, jadi itu termasuk juga perbuatan israf, perbuatan yang berlebih-lebihan, perbuatan yang berlebihan serta perbuatan itu yaitu sifatnya setan.

Sesuai sama Firman Allah, beberapa orang yang menyukai berlebih-lebihan, memubazirkan suatu hal, sebenarnya bakal jadi beberapa rekannya setan.

” Jadi hukumnya belanja suatu hal yang sifatnya tidak dibutuhkan, cuma untuk pamer sesama sosialita umpamanya, bila tidak ikutan berbelanja takut dikira tidak gaul pasti ini bakal jadi mudharat, terlebih hingga merepotkan atau berkelahi dengan keluarga. ”

Masalah keluarga terlewatkan cuma untuk gagah-gagahan, jadi hukumnya jadi haram.

Namun bila seseorang istri yang sudah memperoleh jatah duit berbelanja dari suami, ingin digunakan berbelanja atau ke salon serta suaminya telah ikhlas, jadi hukumnya dapat makruh (suatu hal yang dibenci).

Lantas, bagaimana bila hasrat berbelanja itu tidak terbendung untuk mengoleksi barang atau suatu hal yang sesungguhnya tidak kita perlukan. Nah, jadi baiknya belajar agama dengan baik serta benar serta tujukan dana yang berlebihan itu untuk dibagi atau disumbangkan pada saudara kita yang memerlukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *